Thursday, 9 April 2015

Inilah Kelebihan Kamu yang Kamarnya Berantakan

Inilah Kelebihan Kamu yang Kamarnya Berantakan

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science mengungkapkan bahwa orang yang kamar atau lemarinya berantakan cenderung suka dengan tantangan baru. Kesimpulan ini belum seberapa, simak temuan-temuan di bawah ini yang mengerucutkan sebuah kesimpulan unik. Bisa Anda terima mentah-mentah, namun juga bisa Anda pertimbangkan untuk dipertanyakan lebih lanjut bila dikaitkan dengan aspek perilaku manusia dan budaya lintas bangsa.
Para ilmuwan dari University of Minnesota ingin meneliti apakah bekerja di tengah ruangan yang berantakan menimbulkan dampak positif terhadap performa kerja seseorang. Mereka pun merancang tahapan eksperimen untuk memeriksa efek suasana lingkungan dengan perilaku manusia.
Dalam eksperimen yang dipaparkan dalam jurnal tersebut, para peneliti melibatkan melibatkan sekelompok mahasiswa yang dibagi menjadi dua grup. Grup pertama masuk ke dalam ruangan yang tertata rapi, sementara grup kedua di tempat yang berantakan. Semua responden kemudian diminta memikirkan cara baru dan kreatif menggunakan bola ping-pong.
Grup yang berada di ruangan rapi dan berantakan sama-sama menyumbangkan banyak ide baru, namun kelompok kedua jauh lebih kreatif.
Sebagai contoh, responden dari grup di ruangan yang berantakan menyarankan untuk menjadikan bola ping-pong sebagai pencetak es batu atau bantalan pada kaki-kaki kursi agar tidak terjadi gesekan yang membuat lantai lecet ketika kursi digerakkan. Sementara responden di kelompok rapi menjadikannya untuk memainkan beer pong, dimana bola ping pong memang biasa digunakan untuk permainan ini.
Untuk diketahui, permainan beer pong adalah melemparkan bola pingpong ke dalam gelas-gelas plastik yang ditata dan diletakkan pada jarak tertentu dari si pemain yang berlomba-lomba memasukkan bola pingpong ke delam semua gelas plastik tersebut. Yang paling cepat memenuhi gelas dengan jumlah bola pingpong paling sedikit, dialah pemenangnya. Inilah ide dan imajinasi yang terbangkitkan dari responden kelompok rapi.
“Berada di ruangan dengan suasana yang berantakan memicu kreativitas seseorang, dan itu poin yang cukup diperhatikan dalam sebuah organisasi,” ujar Kathleen Vohs, psikolog dan profesor di University of Minnesota, seperti dikutip dari Health Me Up.
Pada eksperimen tersebut, partisipan dipersilakan duduk di dua meja yang berbeda. Meja yang satu bersih tanpa barang-barang, sementara meja lainnya dipenuhi benda dan tidak tertata rapi. Mereka kemudian diminta melihat dua versi menu restoran. Versi pertama berisi menu-menu klasik dengan label ‘classic’ dan versi kedua menu fusion dengan label ‘new’. Hasilnya, orang cenderung memilih menu versi ‘new’ ketika berada di meja berantakan ketimbang rapi.
Perhatian!
Memaknai substansi artikel ini harus memahami dulu, bahwa ada perbedaan signifikan antara kamar berantakan dengan kamar yang kotor. Kamar berantakan ketika barang-barangnya tidak terorganisir dengan baik, atau ditempatkan asal-asalan. Sementara kamar kotor tidak hanya berantakan, tapi juga banyak debu serta sampah berserakan. Ini yang harus dihindari!
Kamar berantakan tidak selalu buruk, namun jika disertai dengan piring kotor, sampah bekas makanan dan debu tebal maka itu tidak higienis dan berdampak buruk bagi kesehatan. Lalu bagaimana dengan orang yang kamarnya sangat tertata rapi? Menurut penelitian memang tidak sekreatif penghuni kamar berantakan, namun mereka memiliki kelebihan tersendiri. Disebutkan dalam hasil penelitian bahwa pemilik kamar rapi adalah orang yang lebih dermawan dan cenderung punya kebiasaan makan sehat.
Satu pertanyaan yang harus dijawab melalui eksperimen mereka adalah apa yang terjadi, atau ide apa yang terbangkitkan bila:
  1. Orang rapi berada di ruangan rapi.
  2. Orang rapi berada di ruangan berantakan.
  3. Orang berantakan berada di ruangan rapi.
  4. Orang berantakan berada di ruangan berantakan.
Sekali lagi, kesimpulan pada penelitian ini perlu dikonfrontir lebih jauh dengan aspek perilaku manusia multi bangsa dan lintas budaya.

Share this

0 Comment to "Inilah Kelebihan Kamu yang Kamarnya Berantakan"

Post a Comment